TEPOSUA — Nasib malang menimpa salah satu warga Dusun 2, Desa Teposua, Kecamatan Pakue Utara. Satu unit rumah panggung milik Bapak Antong ludes dilalap si jago merah pada Minggu siang (31/05/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Kebakaran hebat tersebut diduga kuat terjadi akibat adanya
hubungan arus pendek atau korsleting listrik dari dalam rumah.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, kobaran api
muncul pertama kali dari salah satu bagian rumah saat pemilik rumah sudah
terlelap tidur. Karena bangunan rumah milik Bapak Antong merupakan rumah
panggung tradisional yang didominasi oleh bahan material kayu, api dengan
sangat cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Warga sekitar yang melihat kepulan asap hitam langsung
berhamburan secara swadaya mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun, material kayu yang kering membuat api sulit dikendalikan dan dalam waktu
singkat meratakan bangunan beserta isinya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas ini.
Pemilik rumah dan anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah
api mulai berkobar. Kendati demikian, kerugian materiil yang dialami oleh
korban ditaksir mencapai Rp100 juta, mengingat tidak banyak barang
berharga atau perabotan rumah tangga yang sempat diselamatkan dari kobaran api.
Pemerintah Desa Teposua mengimbau kepada seluruh masyarakat
untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama
dengan rutin mengecek kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing guna
mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Saat ini, pihak korban sangat membutuhkan uluran tangan dan
bantuan darurat dari berbagai pihak untuk meringankan beban pasca-musibah yang
menimpa mereka.







0 comments:
Post a Comment